Mohamed Salah Dikritik Legenda Liverpool, Isyarat Pindah ke Arab Saudi Makin Kuat
2026-01-17 09:23:56 By Ziga
Legenda Liverpool Kritik Keras Mohamed Salah, Isyarat Perpisahan Makin Kuat
Mantan gelandang Liverpool, Didi Hamann, melontarkan kritik tajam kepada Mohamed Salah menyusul pernyataan kontroversial sang bintang usai hasil imbang 3-3 melawan Leeds United pada Desember lalu. Hamann menilai komentar Salah yang merasa tidak perlu lagi membuktikan diri dan “berjuang setiap hari” demi tempat di tim sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan.
Salah menjadi sorotan internasional pada 6 Desember setelah memberikan wawancara eksplosif seusai kembali dicadangkan untuk ketiga kalinya secara beruntun di Liga Inggris. Dalam wawancara tersebut, pemain asal Mesir itu seolah menyindir Liverpool dan pelatih Arne Slot, menyebut dirinya dijadikan kambing hitam atas performa tim.
“Cara saya melihatnya sekarang seperti Mo dilempar ke bawah bus karena dianggap sebagai masalah tim. Tapi saya rasa saya bukan masalahnya. Saya sudah melakukan banyak hal untuk klub ini,” ujar Salah kala itu.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya merasa telah “mendapatkan” posisi di tim dan tidak ingin harus terus berjuang setiap hari untuk membuktikan nilai dirinya.
Pernyataan tersebut rupanya membuat Hamann terkejut. Berbicara kepada BetGoat, legenda Liverpool itu menegaskan bahwa tidak ada pemain yang kebal dari persaingan, terlepas dari reputasi atau jasa di masa lalu.
“Ucapan Salah tentang tidak ingin membuktikan diri setiap hari benar-benar membuat saya terkejut. Justru itulah sepak bola,” kata Hamann.
“Ketika Anda mendatangkan pemain seperti Isak, Ekitiké, dan Wirtz, serta masih punya Gakpo, semua pemain harus siap berjuang untuk tempatnya.”
Hamann mempertanyakan kesiapan Salah untuk menerima peran sebagai pemain cadangan jika pelatih menilai pemain lain lebih layak tampil, bahkan di laga besar seperti semifinal atau final Liga Champions. Jika tidak, menurutnya, berpisah adalah solusi terbaik.
Selain itu, Hamann juga menyoroti penurunan kontribusi Salah dalam permainan terbuka sejak Natal tahun lalu, sembari menyinggung faktor usia sang winger yang kini memasuki awal 30-an.
Spekulasi masa depan Salah di Anfield pun kembali mencuat, terutama dengan ketertarikan klub-klub Arab Saudi. Hamann menilai kepindahan bisa menguntungkan semua pihak.
“Dia sebenarnya bisa pergi ke Arab Saudi musim lalu, tapi tidak jadi. Saya tidak tahu apakah dia ingin ke sana. Namun, jika ditanya sekarang, solusi terbaik adalah berpisah. Itu bisa baik untuk dia dan juga tim,” tutup Hamann.
Dengan kembalinya Salah dari Piala Afrika, di mana Mesir tersingkir di semifinal oleh Senegal, tanda tanya besar masih menyelimuti masa depan sang bintang di Liverpool.
Sedang Tayang
🔥 Populer